Prancis Akui Kemerdekaan Palestina jika Perjanjian Damai Gagal

French Foreign Minister Fabius delivers a speech during a debate on Palestine status at the National Assembly in Paris
Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius

PARIS – Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan negaranya akan mengakui kemerdekaan Palestina. Namun, hal itu akan dilakukan jika perjanjian damai Israel dengan Palestina gagal terjadi.

“Kami harus bertindak membuat kemajuan dalam pelaksanaan perdamaian yang didasarkan pada eksistensi dari dua negara berdaulat dan demokratis serta berdampingan dalam damai dan keamanan hidup,” kata Fabius kepada Parlemen Prancis.

“Jika upaya terakhir bernegosiasi gagal, maka Prancis akan melakukan apa yang diperlukan dengan mengakui kemerdekaan Palestina tanpa menunda lagi,” tambahnya, sebagaimana diberitakan Xinhua, Sabtu (29/11/2014).

Saat ini anggota Parlemen Prancis sedang membahas RUU yang diajukan oleh Partai Sosialis. Hal ini dilakukan untuk mempromosikan keamanan dan perdamaian Palestina di Timur Tengah.

Fabius berbicara dalam mendukung “negara Palestina yang nyata”. Hal itu harus diikuti dengan mengambil tindakan nyata setelah 25 tahun proses perdamaian tidak membuahkan hasil.

Demi menekan kedua belah pihak untuk mengatasi kebuntuan, Prancis mendukung proposal resolusi diberikan PBB. Proposal itu adalah mengatur dua tahun jangka waktu mencapai solusi yang dirundingkan bagi konflik selama satu dekade di wilayah tersebut.

“Kami mendukung negosiasi, tapi kami menolak fakta bahwa pembicaraan akan menjadi metode pengelolaan status quo yang adil,” tegasnya.

(oz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *