Pembangunan Kantor Rehabilitasi BNN Kepri Diduga Tidak Sesuai Spek

bnn krpriBatam, (BIN) – Kantor Rehabilitasi BNN ( Badan Narkotika Nasional ) Kepri mulai finishing pengerjaan kontruksinya. Kantor atau Gedung yang dibangun cukup besar menggunakan anggaran dari pemerintah, yang rencananya gedung BNN tersebut digunakan para pencandu obat-obatan yang dikenakan tindak pidana  narkotika. Dari pantauan Media BIN, banyak terdapat kontruksi yang retak dan kropos.

Salah satu masyarakat yang ditemui di lokasi mengatakan bahwa kontruksi bangunan ini dibangun di atas lahan kosong dan sedikit rawah.

“Kami tidak tau kalau terjadi kontruksi ada yang kropos dan retak, kami hanya pekerja dan kalau mau tau tanyakan kepada perusahaan pengerjaan ini yaitu Waskita,” kata salah satu pekerja.

Plh. BNN Kepri, Masryarin, yang ditemui di halaman depan gedung beberapa waktu lalu mengatakan, “Saya tidak tau berapa anggaran untuk pembangunan gedung ini. Yang saya tau bahwa gedung ini anggaran dari BNN RI, saya baru menduduki Plh bulan Oktober tanggal 13 tahun 2014. Gedung ini yang pasti belum ada peresmiannya. Kalau kapan peresmiannya saya kurang tau pasti, yang jelas sekarang sudah melaksanakan pelayanan rehabilitasi bagi masyarakat. Untuk melaksanakan pelayanan di BNN, alat-alat pendukung sudah tersedia.”

Ketika ditanya kapan bisa mengakses peliputan sarana dan pasarana secara objek Visual barang yang ada di BNN, Masyarin mengarakan, “Saat ini belum bisa, kapannya saya belum tau,” terangnya.

Hingga berita ini dimuat, Kepala BNN Kepri Kombes Pol. Beni  belum dapat ditemui. Sementara Humas BNN Kepri Dedi yang ditemui mengatakan, “kalau mau ketemu bliau (Kepala BNN Kepri, red) harus janji dulu dan dalam rangka apa. Kalau untuk komfirmasi atau relasi itu sudah ada di humas. Dan kalau mau ketemu Bapak, biasanya mengajukan  surat terlebih dahulu,” kata Dedi, menyarankan.

Ketika ditanya soal SOP pelayanan dan siapa saja yang bisa dijumpai,  Dedi enggan menjawab. Begitupun saat ditanya, apakah harus mempunyai golongan tertentu untuk bertemu pimpinan, Dedi pun diam. (A.rianto/Tim)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment