Pekerja Proyek SD 008 Sei Beduk Mengeluh Soal Gaji

sdBatam, (BIN) – Proyek pembangunan lanjutan gedung sekolah baru SD 008 Kecamatan Sei Beduk diam-diam menuai polemik di kalangan pekerja lantaran tak menerima upah sebagaimana mestinya.

Proyek yang menelan anggaran sangat fantastis senilai 3.959.195.000 dengan masa kerja 180 hari kelender digarap oleh kontraktor pelaksana PT. MIRA dengan Konsultan Pengawas PT. Rancang Adhya Selaras diduga sarat penyimpangan.

Menurut keterangan salah seorang anggota masyarakat yang ditemui media Berita investigasi Nasional (BIN) beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa pekerja banyak direkrut dari luar Batam. Selain itu, gaji pekerja yang biasanya diterima dua minggu sekali tidak ada tidak ada lagi. Akibatnya pekerja ada yang pulang kampung.

“Pekerja sekarang banyak mengeluh, karena dikasih hanya kas bon atau pinjaman,” ujar nara sumber yang minta dirahasiakan identitasnya.

Sementara itu kepala kontraktor PT MIRA, hingga berita ini diturunkan belum dapat ditemui. Tersiar kabar bahwa pengerjaan Proyek SD 008 pihak kontraktor mengeluarkan Akse V untuk Pemerintahan. Sedangkan Gintoyo Kepala Dinas Tata Kota saat dikomfirmasi tidak merespon. (Arianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *