Oknum Polisi Paksa Kasim Ke Polsek

image001Batam, (BIN) – Kasim, salah satu masyarakat Kampung Tua Genang Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa merasa tidak nyaman dan resah, akibat ulah oknum anggota kepolisian datang ke rumahnya dan menjemput jam 11.00 WIB malam. Kasim yang ditemani anak Awang langsung menuju ke Polsek Nongsa malam itu juga untuk memenuhi pangilan Polisi pada 11 Oktober 2014 lalu.

“Polisi datang ke rumah menjemput saya malam-malam (11-10-2014),” kata Kasim. Hal ini terkait adanya laporan masalah lahan.

“Lahan tersebut sebenarnya adalah tanah warisan orang tua saya yang telah dijual antara keluarga dengan seseorang. Dalam permasalah itu sebenarnya saya tidak setuju apabila lahan tersebut diambil atau dijual kepada orang lain, tetapi pihak keluarga saya Ram mengatakan tidak ada menjual. Ketika saya tau tanah tersebut tidak dijual oleh Ram, saya memasang patok dan itupun ada yang memberi saran kepada saya , apabila benar tanah tersebut belum terjual,” ungkapnya.

Dari permasalahan itu, Kasim didatangi oknum anggota polisi untuk meminta tanda tangan yang isinya menerima uang sebesar Rp 15 juta dari hasil penjualan tanah.

“Saya tidak mau menandatangani kertas tersebut, karena uang tersebut saya tidak terima. Tanpa memikir panjang saya dan istri pergi ke jembatan empat barelang mengungsi, karena istri saya merasa was-was apabila terjadi yang tidak diinginkan,” kata Kasim, mengeluh.

Sebenarnya, kata Kasim, dirinya ingin menemui pembeli tanah tersebut untuk menanyakan, darimana lahan tersebut didapatkan. “Sampai sekarang saya belum jelas permasalahan lahan yang terjual dari mana kemana?”

Kapolsek Nongsa Kompol Arthur yang dikonfirmasi terkait ada tidaknya mengeluarkan surat perintah atau anggota untuk pemeriksaan seseorang malam-malam dan apakah ada anggota bernama Andi, “Saya pastikan tidak ada mengeluarkan surat perintah atau pemeriksaan terhadap seseorang, dan yang bernama Andi anggota di Polsek Nongsa, saya pastikan tidak ada.” (A.rianto)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment