Lampu Teplok Meledak, Satu Orang Tewas

1Sarolangun, (BIN) – Lantaran listrik kerab mati ternyata membawa petaka, maksud hati ingin menyalakan lampu teplok (lampu minyak, red), tapi naas terjadi. Lampu teplok yang dinyalakan diluar dugaan tiba-tiba meledak dan merenggut tiga orang korban. Hal itu dialami oleh keluarga Buyung, Selasa (18/11) pukul 20:00 wib dengan korban Nayla (isteri), Eni (anak) yang masih balita dan Rudi (Anak) meninggal dunia. Kejadian itu tepatnya di Desa Pemuncak, Kabupaten Sarolangun.

Akibat peristiwa tersebut tiga korban langsung dilarikan kerumah Sakit Umum Khtatib Quzwain untuk mendapatkan pertolongan namun Rudi (8) tidak dapat diselamatkan lagi dan akhirnya meninggal dunia dirumah RSUD tersebut.

Kades Pemuncak, Saidina Ali kepada wartawan menyampaikan serta membenarkan musibah yang menimpa warganya. Menurutnya, saat menyalakan lampu teplok secara tiba-tiba meledak dan menimbulkan tiga orang korban salah satunya meninggal dunia.

“ Pada saat itu aliran listrik padam di desa kami menurut keterangan yang ada selang bebrapa lama buyung keluar untuk membeli rokok terjadi ledakan dan menimbulkan korban iaitu isteri dan dua anaknya dan satunya (rudi) meninggal dirumah sakit “. Ungkap Kades yang saat itu membesuk di ruangan bedah.

Sementara itu AKP.Pujiarso Kapolsek Limun menyampaikan dirinya baru mengetahui kejadian dari laporan masyarakat,dan baru menuju ke TKP untuk melakukan identifikasi.
“ Saya baru mengetahui peristiwa kebakaran tersebut karena abru ada laporan dari masyarakat, saat ini kami baru mengecek temapat kejadian “.Kata Kapolsek (19/11) Kemarin.

Informasi terbaru (20/11) yang diterima media BIN, bahwa pihak keluarga sangat meragukan kejadian tersebut karena secara tiba-tiba lampu teplok meledak dengan dasyat. Menurut pihak keluarga korban, ada indikasi penyebab ledakan bukan secara murni berasal dari minyak tanah.

Reporter : Nal – BIN Sarolangun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *