Festival Mahakam Pecahkan Dua Rekor Muri

alkin - binSAMARINDA, (BIN) – Gong Festival Mahakam ke XIV tahun 2014 telah ditabuhkan oleh Gubernur Kaltim diwakilkan Asisten IV Setprop Kaltim Meiliana, bersama wali kota Samarinda Syaharie Jaang pada acara pembukaan di Coffe Time Resto (samping jembatan Mahakam), Jumat (31/10/2014).

“Pesta rakyat Samarinda yang akan berlangsung hingga Minggu malam ini tidak lain juga menambah daya tarik wisata yang telah ada, dan mengembangkannya agar menjadi kekuatan pariwisata,” ucap Walikota Samarinda, Syaharie Jaang.

Menurutnya, perkembangan industri pariwisata di Samarinda yang saat ini cenderung terus mengalami peningkatan, merupakan jawaban atas berbagai pertanyaan seputar faktor pendukung pembangunan sektor kepariwisataan.

“Kota kita sudah sangat siap menyambut kedatangan, dan saya mengajak masyarakat sekaligus pengunjung yang mungkin datang dari luar kota untuk mengenali lebih banyak sisi-sisi keindahan dan keunggulan pariwisata di Samarinda melalui event festival Mahakam ini,” tegasnya.

Apalagi kata Jaang, selain infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, tahun ini hingga tahun depan Pemkot Samarinda akan membangun wajah kota.

“Seluruh pusat kota terang benderang. Median jalan akan terang dengan lampu LED dan juga lampion. Saat ini, juga sedang membangun taman kota di beberapa titik, termasuk taman lampion di tepian Mahakam, bahkan Teluk Lerong Garden yang belum 100 persen sudah ramai dikunjungi. Nanti juga kita tahun baruan di Mahakam Lampion Garden serta ada juga taman kota yang dilengkapi kolam di eks gunung sampah serta taman kota di eks SMPN 1,” imbuhnya

Sebelumnya kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kominfo Samarinda M Faisal mengatakan ada 21 sajian event.

“Tahun ini kita juga kembali memecahkan 2 rekor MURI di halaman kantor Gubernur Minggu pagi, berupa Gaun Butterfly dengan bahan sarung tenung dan ekor terpanjang 100 meter, dan dekorasi panggung dari bahan amplang. Banyak lagi yang menarik dan special di tahun ini,” kata Faisal.

Namun festifal yang menarik perhatian masyarakat banyak tersebut disayangkan telah menyebabkan kemacetan yang sangat panjang diseputaran kota samarinda. (alkin/abi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *