Empat Rumah Ludes Terbakar, Pasutri Tewas Terpanggang

image002SAMPIT, KALTENG, (BIN) – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan H.Juanda Rt/Rw 03/01 Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit Kalimantan Tengah, menghanguskan empat buah rumah dan berujung duka sepasang suami istri ikut terpanggang tidak dapat menyelamatkan dirinya dari kobaran api, Kamis 06 Nopember 2014 sekita jam 02.00 Wib dini hari.

Informasi yang berhasil dihimpun Wartawan Berita Investigasi Nasional bahwa asal usul api masih dalam penyelidikan. Menurut Rudi, api pertama kali dilihatnya sangat cepat membesar, dan cepat merembet ke bangunan lainnya sehingga warga di sekitarnya mendadak gempar dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan dirinya serta barang-barang berharga lainnya.

Upaya pemadaman dilakukan oleh masyarakat sekitarnya dengan alat seadanya sebelum regu pemadam kebakaran tiba di lokasi. Beberapa jam kemudian api bisa dijinakan.

Setelah api berhasil dijinakan petugas mendapat laporan dari salah seorang keluarga korban bahwa sepasang suami istri belum diketemukan. Upaya pencarian pun dilakukan setengah jam kemudian dibawah puing-puing reruntuhan bangunan yang terbakar. Kemudian diketemukan dua orang jasat Suami Istri dengan posisi tertelungkup dalam keadaan sudah tewas, diketahui bahwa kedua korban bernama H.Holdiansyah (60) yang tengah menderita sakit lumpuh sedang sang istri bernama Hj. Marlina (58).

Petugas langsung melakukan evakuasi kedua jasad korban, langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr.Murjani Sampit untuk di lakukan visum

Menurut Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Kabupaten Kotawaringin Timur Sunardi, sumber titik api masih diselidiki oleh Pihak Kepolisian. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek listrik. Akibat peristiwa ini selain menewaskan pasutri, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sampai berita ini diterbitkan Kapolsek Ketapoang belum sempat ditemui (***nato)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *