DPRD Umumkan Ahok Jadi Gubernur DKI Jakarta Besok

 

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi

JAKARTA – Meskipun masih belum menemukan kesepa­katan dengan sejumlah fraksi di DPRD DKI, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyatakan, ia akan tetap menjalankan instruksi dari menteri dalam negeri (mendagri) terkait pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sesuai prosedur, Prasetyo akan mengagendakan rapat pimpinan pada Kamis (13/11). Kemudian dilanjutkan pada Jumat (14/11), akan diadakan rapat paripurna pengumuman resminya Ahok sebagai Gubernur DKI.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada anggota dewan yang tidak setuju dengan pengangkatan Pak Ahok (Basuki) sebagai gubernur, surat dari Kemendagri akan saya laksanakan,” ujar Prasetyo saat ditemui di ruangannya di gedung DPRD DKI, Selasa (11/11).

Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga enggan berkomentar tentang deklarasi kepengurusan Koalisi Merah Putih (KMP) DKI Jakarta yang dilaksanakan hari ini di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan. Sebagai Ketua DPRD DKI, Pras menghargai perbedaan pendapat di masing-ma­sing fraksi. Tetapi, penetapan Ahok sebagai Gubernur DKI sudah sesuai konstitusi.

Ia bahkan menyarankan agar pihak yang keberatan dengan keputusan tersebut menyelesaikannya di Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau dia nggak mau, ya silakan ke MK. Dikarenakan perintah langsung dari menteri, ini harus dilaksanakan. Kalau tidak, artinya itu melanggar konstitusi,” tuturnya.

Secara pribadi, Prasetyo pernah meminta agar mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut mampu menjaga etika bicara. Apalagi, apabila Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, diharapkan Prasetyo ia menjadi orang yang dapat mengayomi seluruh eksekutif, legislatif, dan partai politik (parpol).

Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak mengatakan, saat ini ia belum menerima undangan rapat pimpinan untuk Kamis. Namun untuk pengumuman jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, itu tidak dapat dihindari.

Pelantikan Ahok masih menunggu surat keputusan rapat pimpinan pada Jumat (14/11). “Masih satu surat lagi, setelah ini baru dilakukan pelantikan,” ucap Ahok.

Sementara itu, Wakil DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menegaskan, apabila pada Jumat (14/11) akan diumumkan posisi Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia tidak akan hadir. “Silakan saja diumum­kan, kami nggak akan datang,” kata Taufik singkat kepada wartawan. (sh)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment