Bupati Buka Acara Program Terpadu P2WKSS di Desa Bangun Jayo

 Photo Bersama Bupati,Setda Sarolangun beserta Perempuan Hansip Dio Desa Bangun Jayo

Photo Bersama Bupati,Setda Sarolangun beserta Perempuan Hansip Dio Desa Bangun Jayo

Sarolangun, Jambi, (BIN) – Acara Lomba tingkat Kabupaten se-Provinsi Jambi pada Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Yang di buka secara langsung oleh Bupati Sarolangun bersamaan hadirnya dengan TIM Penilai dari Provinsi Jambi. Bupati berharap kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang lomba untuk meraih Prestasi akan tetapi P2WKSS akan menjadi sebuah tradisi dan kebiasaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pada kata sambutannya Ir.Hj. Elmayanti Ketua Tim Penilai Provinsi P2WKSS menyampaikan, di Desa Bangun Jayo Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun ada terdapat 50 KK yang menjadi binaan.

“ Dari 50 KK warga terutama kaum ibu rumah tangga yang menjadi Binaan dalam program terpadu P2WKSS agar bisa terus bersungguh-sungguh untuk menjalankan kegiatan ini demi meningkatkan mutu dan kualitas serta meningkatkan pendapatan dalam keluarga membantu para suami.dan juga jangan peningkatan gizi keluarga “. Kata Elmayanti.

Sementara itu Kepada Sejumlah wartawan Bupati Sarolangun Drs.H.Cek Endra menyampaikan, P2WKSS bukan merupakan hal yang asing bagi kabupaten Sarolangun sebab selama delapan tahun Sarolangun sudah lima kali menjadi juara se-kabupaten dalam Provinsi Jambi.

“ Ini bukan merupakan hal yang baru bagi kita karena dalam delapan tahun terakhir Sarolangun sudah lima kali meraih juara satu,jadi jangan disalah artikan bukan lantaran Gubernurya orang Sarolangun akan tetapi kita memang terbaik di Provinsi Jambi Dalam hal Pembinaan ,harapan kita untuk tahun ini kita bisa meraih kembali juara satu “. Kata Cek Endra.

Potensi Kaum perempuan merupakan aset besar yang harus dapat dikembangkan untuk pembangunan, maka jika penduduk perempuan tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya, perempuan akan menjadi beban serta mengurangi nilai hasil pembangunan yang telah dan akan dicapai. (Nal – BIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *