BIZ HOTEL Diduga Miliki Aset Tanah 10 Hektar di Nongsa

aset bzBatam, (BIN) – Lahan di Kota Batam terus menjadi polemik, tidak tau siapa saja yang berkompeten untuk memiliki dan menduduki. Gonjang ganjing lahan di Kota Batam bukan sesuatu hal yang tabu dan terjadi pro-kontra siapa saja pemiliknya, baik lahan di pusaran kota sampai ke pusaran kampung terus bersengketa terkait PL ( Peta Lokasi ) yang Legal. Masyarakat Kota Batam banyak sekali memiliki dan mengakui bahwa sebagian lahan-lahan adalah bagian dari kehidupan yang sudah lama tinggal bahkan semenjak dilahirkan.

Lahan Kecamatan Nongsa Batu Besar di kawasan pemukiman sedikit penduduknya menurut sumber yang diterima Media BIN, terdapat asset BIZ Hotel yang diperkirakan mencapai kurang lebih 10 Hektar. Lahan BIZ Hotel tersebut letaknya sangat strategis dekat dengan laut, menurut informasi akan dibangun sebuah Hotel di lokasi tersebut.

Yamsid Tagari yang melakukan usaha “bercocok tanam” untuk mendapatkan rezeki terpaksa terhenti melakukan niat bercocok tanam. Masalnya lahan tersebut telah dipagar kawat oleh perusahan. “Yang saya dengar pemiliknya BIZ Hotel pemiliknya sekarang. Sehingga saya mengurungkan niat untuk mengelolanya kembali, karena saya pandang sudah tidak ada semangat adanya batas-batas pagar mati. Nanti kalau saya rusak, saya dikatakan oleh pemilik pagar melakukan pengerusakan,” kata Yamsid.

“Memang waktu itu saya memakai lahan tersebut dari seseorang yang mempunyai lokasi. Setahun memang saya berikan uang sekalian merawat atau lahan pemilik menjadi sedikitnya bersih. Tetapi dengan adanya pemagaran saya merasa dirugikan terkait biaya yang sudah saya keluarkan, biaya yang saya keluarkan kurang lebih mencapai 120 juta rupiah. Inilah sekarang saya belum berhasil siapa yang menanggung, harapan saya bisa ketemu kepada pemilik lahan tersebut,” bebernya.

Baso, nama sapaan pemilik lahan, mengatakan bahwa lahan tersebut memang sudah ada serah terima uang sebanyak 27 Juta rupiah dari seseorang, “Tapi saya juga mencari tentang solusi pergantian uang Yamsid. Mungkin kita juga bersama-sam memecahkan masalah ini dengan kekeluargaan dan kepala dingin, tetap saya akan mencari solusi,” terangnya.

Nunuk, HRD Manager BIZ Hotel yang ditemui awak media BIN, Senin (3/11/2014) menhatakan bahwa, “Saya tidak dapat memberi keterangan terkait asset Hotel yang berada di Kecamatan Nongsa Batu Besar. Pemilik perusahaan tidak ada di tempat, kadang datang 1 minggu sekali, bahkan sebulan sekali. Terkait aset yang ada di Batu Besar, akan saya sampaikan kepada pimpinan BIZ Hotel, saya disini hanya pekerja,” terangnya. ( Arianto/Rahmat Pane )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *