Warga Desa Obalinggara Menanti Janji Bupati Banggai

Penduduk Pedalaman Desa Obobalingara
Penduduk Pedalaman Desa Obobalingara

Nuhon, BIN) – Perjalanan waktu seakan menutupi keresahan bercampur harapan yang di alami masyarakat diujung barat Kab.Banggai tepatnya di Desa Obobalingara Kec.Nuhon. Desa tersebut terletak tepat di perbatasan antara Kab.Banggai dengan Kab.Tojo Una-una wilayah propinsi sulawesi tengah. Desa tersebut menjadi depenitif lebih kurang 4 tahun yang lalu dari Desa Batu Hitam. Sekilas kalau kita hanya melihat saat menempuh perjalanan ke Ibu kota Propinsi dari Luwuk Kab.Banggai Desa tersebut seakan hanya terdiri dari beberapah rumah yang bersebelahan dengan Desa tetangga Longge wilayah Kab. Tojo Una-una. Namun kalau kita menelusuri jalan kearah selatan sampai menempuh jalan yang berliku-liku serta naik turun gunung sekitar 20 km, disana kita akan menjumpai pemukiman penduduk dengan jumlah berkisar 65 Kepala Keluarga.

Tanggal 10 agustus 2014 Koresponden media ini menelusuri jalan tak terawat dengan medan yang sulit karena memang jalan tersebut hanya dihampar material batu kasar dan tidak dipadatkan. Padahal akses jalan tersebut dipakai oleh warga masyarakat dari 2 Kabupaten yakni Kab.Banggai dan Kab.Tojo Una-una.
Kehidupan ekonomi masyarakatnya masih dibawah standart dan hal ini dikarenakan akses jalan yang belum baik.

Penelusuran berujung di sebuah pemukiman penduduk yang oleh masyarakat wilayah itu dinamai Dusun Batutanda. Dusun itu sekarang menjadi pusat pemrintahan Desa dan sudah dibangun gedung SD serta Polindes.

“Kami menunggu janji Bupati Sopian Mile saat dia berkunjung di kampung kami beberapah bulan lalu,” kata salah satu tokoh adat yang akrab disapa Om Goak.

Janji Bupati itu antara lain perbaikan jalan, bantuan rumah layak huni dan penerangan. Namun sampai saat ini menurut keterangan warga janji itu belum ada realisasinya. “Kami berharap Desa kami akan diperhatikan oleh Pemda,mengingat di Desa ini dihuni oleh 84 KK dengan penduduk sekitar 320 jiwa, jumlah ini belum termasuk penduduk di pedalaman Obobalingara,”Kata Kepala Desa. (TAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *