Wabah Demam Berdarah Menyerang Masyarakat Muara Bulian

“Diharap pemerintah setempat, terutama dinas kesehatan untuk segera menindaklanjuti wabah Demam berdarah tersebut”

IMG_20141019_161533Muara Bulian, Jambi, (BIN) – Masyarakat RT 01, 02, 03, dan 06 kelurahan Teratai, Muara Bulian, mulai resah dengan hadirnya wabah demam berdarah yang pada saat ini mulai menggerogoti masyarakat tersebut.

Salah satu masyarakat RT 03 kelurahan Teratai, Muhtar, menyampaikan inspirasinya kepada awak media Berita Investigasi Nasional di kediamannya (18/10) kemarin. Muhtar mengharapkan supaya dinas kesehatan untuk lebih jeli dan harus turun langsung menangani wabah demam berdarah tersebut, sebelum bertambahnya korban.

Tolong kasih tau orang dinas kesehatan untuk memperhatikan, kami masyarakat kecil ko, atasi penyakit demam berdarah di kampung kami ko berapo nian jauh nyo kelurahan terataiko dengan kantor kesehatan tu. apo di semprot dengan asap racun atau dengan caro lain dak biso didiamkan be waba demam berdarah tu. Kalau zaman datok kito dulu datang terus dari dinas kesehatan ke rumah-rumah kunsultasi dengan masarakat, termasuk kunsultasinyo dengan datok, nyai kito. Jadi dapat be inpormasi di lapangan, kalau kiniko dak perna lagi, apo hal nyo edak? kalau dak diatasi cepat dak ilang nyamoktu, bakalan bertambah pulak la kagi korban.” ungkap Muhtar, dengan logat bahasa daerahnya (Jambi, red).

“Kalau anak istri kami ikut jugo keno demam berdara tu, lokak dak dapat lagi kami kerjo mencari makan,walau pun berobat di rumah sakit geratis,” tegasnya.

Dikatakan Muhtar, ia tidak mengingginkan lagi kejadian yang tahun 2013 kemarin terulang kembali sampai merenggut salah satu keluarga nya.

ketika tim Berita Investigasi Nasional melakukan konfirmasi dengan masyarakat lainnya, begitu juga dengan lurah setempat mereka membenarkan kejadian tersebut.

Mereka mengharapkan sekali perhatian, terutama dari dinas kesehatan untuk lebih serius dalam menanggani masalah ini, sebelum bertambahnya korban.(jhp/Effendi.hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *