Polantas Polres Palangkaraya Diduga Lakukan Pungli di Jalan Raya

“Polisi dan wartawan saling mem-foto”

image001Palangkaraya-KALTENG, (BIN) – Praktek dugaan negosiasi untuk melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan dalih uang damai atas pelanggaran aturan berlalulintas dilakukan oleh beberapa oknum Polisi Lalulintas Polres Palangka Raya yang berseragam pada Senin (29/9/2014) sekitar jam 15.00 Wib di Jalan Tjilik Riwut Km 37 tertangkap kamera Wartawan Berita Investigasi Nasional (BIN).

Hasil pantauan Wartawan di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bahwa banyak kendaraan baik roda dua mupun roda empat yang terjaring Razia, Semua pengendara diperiksa kelengkapannya, termasuk yang belum membayar pajakpun juga akan ditilang meskipun mereka memiliki Sim dan STNK.

Menurut rekan supir truk yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditemui wartawan media ini, truk mereka akan ditilang kalau tidak membayar uang damai yang diminta Oknum Polisi Lalulintas sebesar Rp 250.000,- (Dua ratus lima puluh rupiah) karena SIM Supirnya belum diperpanjang.

Sementara itu juga pihak Polantas akan memberikan tilang kepada pengendara yang terlambat membayar pajak.“ Mereka ini tidak membayar pajak, maka akan ditilang juga ,” ucap salah seorang Oknum itu sambil menunjukan SIM dan STNK milik dua orang wanita muda yang diperiksa.

Wartawan media BIN saat itu juga tidak luput dari pemeriksaan Polantas. Setelah dinyatakan lengkap lalu dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

Kecurigaan wartawan bahwa praktek pungli saat dilaksanakan razia sangat nampak, sehingga memaksa Wartawan untuk segera mengambil gambar dari kejauhan.

Pada saat wartawan melakukan pengambilan gambar salah satu dari Oknum polisi lalulintas langsung marah dan melarang wartawan untuk mengambil gambar, sehingga pertengkaran kecilpun sempat terjadi antara wartawan dengan Oknum tersebut.

Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga yang terjaring razia, kemudian salah seorang oknum juga berusaha untuk menenangkan keduanya.

Lucunya, saat wartawan berkomunikasi rupa-rupanya oknum tadi (yang mengajak ribut wartawan, red) juga mengeluarkan Kamera dan kemudian langsung mem-foto wartawan dan kendaraan yang digunakan wartawan.

Setelah itu pertengkaran pun kembali terjadi, akhirnya antara Wartawan dan oknum Polisi inipun saling poto.

Sampai berita ini diturunkan Kapolres dan Kasat Lantas Polres Palangka Raya belum sempat dikonfirmasi terkait dengan permasalahan ini. Sementara bukti-bukti foto pungutan liar razia tersebut disimpan di arsip redaksi Media Berita Investigasi Nasional guna menindaklanjuti kepada pihak yang berkompeten. (Misnato)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *