Kurang dari 12 Jam, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan

Foto: Dua pelaku pembunuhan sadis, terhadap korban yang mayatnya di temukan di pinggir rel kereta api, di kampung benteng kelurahan karawang barat, dengan keadaan leher nyaris putus
Foto: Dua pelaku pembunuhan sadis, terhadap korban yang mayatnya di temukan di pinggir rel kereta api, di kampung Benteng kelurahan Karawang barat, dengan keadaan leher nyaris putus

Karawang, (BIN) – Dua pelaku pembunuhan pria muda bernama Amirudin bin Usman di Kampung Banteng, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (29/10). Akhirnya berhasil diringkus jajaran reserse kriminal polsek Karawang kota, dalam waktu kurang dari dua belas jam. Baca: Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas, Leher Nyaris Putus

Kedua pelaku tersebut merupakan teman main korban, yang bernama Imam Heryanto alias Imam bin Hoerudin (17) masih pelajar dan Ahmad alias Pitak bin Dahlan (18) seorang buruh, keduanya warga Dusun Pedes 1, Rt 03/01, Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Karawang.

Dari kedua tersangka petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi pembunuhan pada saat itu. Diantaranya, satu bilah pisau dapur, satu untaian kain pengikat warna hitam dan satu unit kendaraan sepeda motor honda revo warna hitam tanpa plat nomor.

Dalam penyelidikan sementara ini, polisi sedikitnya sudah memeriksa sebanyak dua orang saksi kedua yang merupakan teman dan anggota keluarga korban.

Petugas mengungkapkan modus operandi sementara didasari rasa dendam pelaku terhadap korban.

Terungkap kurang lebih setengah bulan yang lalu tersangka pernah meminjam sepeda motor korban dengan imbalan uang dan sebungkus rokok. Akan tetapi pelaku dimarahi korban dengan kata-kata “binatang” karena memakai kendaraan korban terlalu lama. Sejak saat itu tersangka menyimpan dendam kepada korban.

Dikatakan Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi, mengatakan bahwa kasus pembunuhan dengan tersangka masih berstatus pelajar tersebut telah di rencanakan sebelumnya. Kasus ini terungkap diawal dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki disebuah semak-semak dengan leher nyaris putus.

“Pelaku memotong leher korban hingga nyaris putus karena korban sering menganiaya pelaku hingga menyimpan dendam,” terang Kapolres Karawang.

Diungkapkan Daddy, dalam pergaulan sehari – hari kedua pelaku dan tersangka sering menggunakan motor dalam melakukan aksi balapan liar. Namun, lanjut dia bukan berarti mereka merupakan anggota geng motor.

Sementara itu, Kapolsek Karawang Kota, Kompol Soekirno mengatakan, bahwa ada dua tim yang diturunkan untuk menangkap pelaku yaitu tim Pedes dan Surya Cipta.

” Pelaku ditangkap di dua tempat berbeda yakni Pedes dan kawasan Surya Cipta,”katanya.

Selain itu kata Soekirno kedua pelaku sempat kebingungan setelah menghabisi korban. Pelaku juga sempat menjual motor korban kepada orang lain dengan harga Rp 1 juta.

untuk mempertanggunjawabkan perbuatanya kedua pelaku diancam dengan hukuman seumur hidup. Dengan kasus pembunuhan direncanakan pasal 338 dan 340 KUHPidana.(j2n)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *