Kemarau Panjang, Petani Padi Muaro Jambi Masih Bisa Panen

Foto:Kepala Desa (Kades) Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, M.Bono beserta Kapokta dan anggota di areal lahan pertanian
Foto:Kades Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, M.Bono beserta Kapokta dan anggota di areal lahan pertanian

Muaro Jambi, (BIN) – Panen Tahun ini dirasa tidak memuaskan banyak pertanian terlebih-lebih petani padi di Desa Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi akibat kekeringan yang disebabkan kemarau yang berkepanjangan.

Desa Pudak, Kumpe Ulu yang dihuni 1.332 kk tersebut, tujuh puluh persen masyarakatnya menggantungkan hidup dari hasil pertanian padi,dan budidaya ikan ini tidak sedikit petani yang gagal panen. Menurut Rozi, Ketua kelompok Tani (kapokta) Gelintang Desa pudak yang mengetuai empat puluh anggota kelompok tani mengatakan, untuk panen padi tahun ini dinilainya kurang memuaskan disebabkan kemarau panjang dan berbagai hama yang membuat sebagian anggota kelompok taninya gagal panen tahun ini.

Kepala Desa (Kades) Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, M.Bono beserta Kapokta dan anggota di areal lahan pertanian, Senin 20 Oktober lalu mengatakan di Desa Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu yang dipimpinnya ada Enam ratus hektar lahan pertanian,namun tiga ratus hektar saja yang produktif yang dikelola 24 kelompok tani diwilayahnya tersebut. Dua puluh empat kelompok tani yang ada ini terbagi di tiga Dusun.

Kelompok tani Gelintang di Dusun satu terlihat memang kondisinya jalan menuju arealnya pertanian tersebut harus menyeberangi sungai yang berada di belakang perkampungan tersebut. Hal ini yang menurut beberapa petani menyebabkan engganya para rekan-rekannya turun kesawah di saat air sedang naik pasang.

Kades Desa Pudak M.Bono ketika dikonfirmasi perihal penyuluhan dari Dinas terkait untuk para petani, Bono mengatakan, “pernah, namun kasihan lihat mereka datang ke lokasi. Mereka terjatuh saat menuju lokasi persawahan, maklum kondisinya kan sudah mas lihat sendiri,”ujarnya pada awak media BIN.

Menurutnya, 300 hektar lahan produktif di Desa Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi memang belum terlihat layaknya seperti petani yang professional. Hal ini terlihat enggannya masyarakat memulai pertanian yang disebabkan minimnya infrastruktur seperti irigasi dan jembatan yang menghubungkan beberapa Desa tersebut dengan lahan pertanian yang ada, sebab pertanian di desa pudak, pertanian tadah hujan.

Melihat kondisi para petani yang sangat memperihatinkan ini, ketua kelompok tani Gelintang, Rozi berharap pemerintah melalui Kades Desa Pudak M.Bono bisa melihat kekurangan yang ada dikelompoknya saat ini.

“Melihat Kondisi Pertanian di wilayahnya saat ini, dengan berbagai macam persoalan, seperti enggannya para petani dan bahkan meninggalkan sawahnya akibat kekeringan dan serangan hama,beliau masih tetap optimis ditahun kedepan. Menurut Kades M.Bono yang baru menjabat dua tahun terakhir ini inilah yang menjadi PR nya. Sebab di tahun 2015 nanti yang mana Desa yang dipimpinnya termasuk Kawasan Setrategis Kabupaten(KSK) yang menjadi komuditi unggulan Padi, Patin, Nanas (PPN),” kata Rozi.

Tiga Kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi yang direferensikan pemerintah daerah menjadi Kawasan strategis kabupaten itu antara lain, Kecamatan Kumpe Ulu, Kecamatan Taman Rajo, Kecamatan Sungai Gelam.
Dengan akan diberlakukannya KSK ini tahun 2015 nanti Kepala Desa Pudak berharap kepada Dinas Pertanian Kabupaten dan Provinsi bisa membangun Infrastruktur seperti jembatan untuk penghubung ke areal pertanian terlebih dahulu, agar masyarakatnya tidak pesimis melihat kondisi yang ada saat ini.
“Demi untuk meningkatkan Kesejahteraan masyarakat, dan untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih baik dan layak dan menjadikan masyarakat Desa Pudak yang maju dan mandiri,” ujar Kades menutup perbincangannya.(ranto/Jhp)

Satu tanggapan untuk “Kemarau Panjang, Petani Padi Muaro Jambi Masih Bisa Panen

  • 14 April 2015 pada 08:05
    Permalink

    Bagi temen-temen petani yang berminat tanam padi Sertani 8 sms ke 085648645621

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *