Jepri Simanjuntak: Bohong Sama Dengan Berdosa

Foto: Jefry Simanjutak, anggota DPRD Batam dari Fraksi PKB
Foto: Jepri Simanjutak, anggota DPRD Batam dari Fraksi PKB

Batam, (BIN) – Jepri Simanjuntak dari Fraksi PKB dan juga PAC PKB yang terpilih untuk ke-2 kali periode 2014-2019 dari Kecamatan Sagulung. Sebelumnya ia bertugas dan mengemban amanah rakyat di komisi III DPRD Kota Batam.

Saat ditemui di Ruangan Fraksi jam 13.15 wib, kepada wartawan berita investigasi nasional (binpers.com) dan dinamikakepri.com, Jepri Simanjuntak menyapa dan memberikan salam. Bahkan ia tidak segan-segan bercengkrama dengan wartawan di ruang Fraksi II dengan akrab.

“Sekarang ini dalam kehidupan saya memang terpilih dari rakyat periode ke-2. Memang secara garis besar tugas dan wewenang saya adalah alat control kebijakan-kebijakan pemerintah maupun perusahan-perusahaan yang mengekang atau semena-mena terhadap kehidupan di alam semesta ini yang telah diciptakan sudah beberapa abad lamanya. Tapi juga saya tidak bisa menjalankan tugas dan wewenang sendiri saja tanpa ada dukungan–dukungan teman-teman DPR ataupun Masyarakat. Inilah sekarang realitanya seakan-akan pendapat masyarakat ke Kantor Perwakilan Rakyat ini buruk, yang ingin mencari solusi-solusi demi hajat atau hak-haknya tercoreng bahkan sampai tidak adanya kebijakan perintah Kota Batam yang dirasakan tidak berkepihakan, bahkan isu Perwakilan Rakyat ikut serta kong-kalikong dan membebankan rasa keadilan atau kebenaran yang berdampak menciderai apa yang ada di seluruh lapisan Alam Semesta ini,” ungkap Jepri kepada wartawan.

Versi lain, kata Jepri, bahkan ada menjadi Perwakilan Rakyat hanya semata untuk mempertahankan asset-asset yang dimiliki. “Tapi terus terang mengenai Perusahaan, sampai sekarang saya tidak menangani telampau jauh, dan itu adik saya mengurus. silakan cek di notaris-notaris yang ada di seluruh lapisan Nusantara Indonesia.”

Dalam perbincangan kurang lebih satu jam lamanya, wartawan menanyakan kepada Perwakilan Rakyat Jepri Simanjuntak. Apakah bohong itu ? dan Kata bohong termasuk apa ?

Jepri Simanjuntak setakat dengan kata bohong adalah Dosa yang diucapkan pada hari jumat Tanggal 24/10/2014 jam 13.55 wib. “Emang saya setakat dan setuju kalau bohong itu dosa , tetapi kalau saya tidak menjawab pertanyaan dan komfirmasi wartawan, saya dikatakan berdosa,” katanya, sambil bercanda wartawan yang ada.

Saat diminta pendapatnya tentang berkata tidak jujur (bohong, red) terhadap istri dan anaknya, Jepri menjawab, “Itu sama saja berbohong dan masuk dalam Dosa.”

Jepri setakat, kalau wartawan meminta konfirmasi dan klarifikasi tidak dijawab sama saja berbohong. “Tetapi ada satu hal yang harus kita ketahui kepada wartawan, kemungkinan pada saat sms yang dituju yang bersangkutan lagi sibuk. Tapi intinya kita harus jujur kepada diri kita sendiri, kalau memang berbuat atau tidak berbuat dalam kehidupan kita dengan kalimat atau kata Jujur. Kita harus memberikan keterangan apa adanya, tidak ada disembunyikan.”

Pada hakekatnya, lanjut Jepri, kehidupan yang kekal dan abadi harus jujur. “Saya akan mulai pekerjaan dengan jujur dan tidak berbohong, walaupun saya tidak mendapatkan kekuasaan dan jabatan. Sesungguhnya kekuasaan itu adalah di tangan Tuhan Yang Maha Esa. Lihat, baca, terapkan, dan artikan. Baca ALQURAN Surat 60 ayat 12 dan Qs 5 ayat 45.” Terangnya. ( A.RIANTO/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *