Jajaran Polda Kepri Diminta Ungkap Pelaku Pengerusakan dan Pembakaran Rumah Warga Pantai Melur

warga demo ke dprBatam- GALANG, (BIN) – Jajaran Polda kepri dituding sebagai penegak hukum bermental banci, pasalnya kasus pengerusakan serta pembakaran kios maupun rumah warga di derah Pantai Melur hingga saat ini jajaran dari Polda Kepri belum mampu mengusut siapa pelakunya.

Kejadian ini sempat menghebohkan kota Batam, bahkan warga beberapakali mendatangi kantor kepolisian di jajaran Polda Kepri hingga mendatangi kantor wakil rakyat (DPRD) kota Batam untuk mendapatkan perlindungan hukum dengan membawa bukti pembakaran terhadap rumah mereka.

Warga Pantai Melur berharap kepada anggota DPRD kota Batam atas keperdulian dengan adanya musibah yang menimpa mereka dan menjadi payung hukum untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa semua ini. ”Siapa pelaku pengerusakan dan pembakaran?Apakah benar DPRD kota Batam sudah benar bekerja kepada masyarakat, sesuai Tugas Perwakilan Rakyat yang dirasakan sebagai Wakil Rakyat dan Rakyat ?

Salah seorang warga Pantai Melur, Yensinus Lentino atau biasa dipanggil Soni menuturkan pada media ini bahwa dirinya sangat membutuhkan perlindungan secara hukum dari aparat terkait.

“saya berharap kepada DPRD kota Batam hendaknya merasakan apa yang menjadi harapan kami datang ke kantor perwakilan rakyat untuk memperoleh perlindungan hukum atas keadilan serta penegakan hukum dan segera dapat menangkap pelakunya,” ungkapnya.

Soni mengatakan, pihaknya sudah membuat laporan polisi nomor:LP-B/1128/IX/2014/SPKT-Polresta Barelang tanggal 18 september 2014 , tentang pengerusakan serta pembakaran rumah.Tetapi dengan adanya laporan tersebut, pihak kepolisian telah memberikan surat kepadanya tanggal 22 september 2014 pemberitahuan perkembangan hasil penelitian terkait laporannya. Iisi surat yang ia terima menyebutkan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan dalam waktu 30 hari.

“Saya berharap penegak hukum segera dapat menangkap pelaku pengerusakan serta pembakaran rumah –rumah warga. Jangan menjadi penegak hukum yang banci atau adanya suatu kepentingan-kepentingan yang menciderai hati bangsa Indonesia. Tolong pihak penegak hukum membuktikan pada kami warga Pantai Melur, bagi siapapun tidak ada yang kebal hukum. Sampai saat ini kami sengenap warga Pantai Melur sangat berharap kebenaran segara dapat diungkap,” jelasnya.

Misra Sekretaris LSM TOPPAN RI DPD Batam mengatakan pihaknya masih percaya dengan kinerja jajaran Polda Kepri dalam menangani kasus tersebut.

“Kami percaya terhadap kinerja jajaran Polda Kepri akan dapat mengungkap dan menangkap pelaku pengerusakan serta pembakaran rumah warga Pantai Melur. Pada intinya dari beberapa warga sudah membuat laporan kejadian ke kantor kapolresta Barelang terkait kejadian,” kata Misra.

Misra berharap kepada pihak dari kepolisian agar benar-benar bekerja secara profesional, sebagai Pengayom, Pelindung, dan Penegakan Hukum. Jangan sampai masyarakat yang membuat supermasi hukum.

“Tidak jamannya lagi melakukan tindakan anarkis melakukan pengerusakan dan pembakaran rumah warga karena sudah dilindungi undang-undang dan aturan hukum yang berlaku. Pokoknya permasalahan pengerusakan dan pembakaran rumah warga Pantai Melur akan tetap kita kawal hingga pelakunya bisa di tangkap,” Pungkasnya. (A.rianto/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *