Dispenda Jabar Sosialisasikan KTMDU

Foto: Kantor Samsat Rancaekek, Kab. Bandung
Foto: Kantor Samsat Rancaekek, Kab. Bandung

Bandung-JABAR (BIN) – Untuk memaksimalkan penerimaan/pendapatan daerah dari sektor pajak, khususnya dari pajak kendaraan, pemerintah daerah Jawa Barat melalui kantor dinas pendapatan daerah (Dispenda) bersama PT. Jasa Raharja (Persero) melakukan pendataan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Pendataan tersebut dilakukan dengan melibatkan anggota/elemen masyarakat yang ditunjuk oleh masing-masing kepala desa.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Bandung 1 Rancaekek Entoh Toyibat, SH, MM saat ditemui awak media Berita Investigasi Nasional (BIN) mengatakan, dengan melakukan pendataan ke masyarakat maka akan diketahui jumlah wajib pajak yang ada di wilayahnya.

” Dengan sosialisasi KTMDU ini kami bisa mengetahui yang sebenarnya tentang kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang,” kata Entoh Toyibat usai melakukan sosialisasi KTMDU di Kecamatan Rancaekek bersama jajaran Muspika, Kepala desa dan pihak PT. Jasa Raharja, Kamis (16/10/2014) kemarin.

“Hasil rekapitulasi di data base kami, kendaraan yang tiadak elakukan daftar ulang (KTMDU) khusuanya wilayah 1 Rancaekek yang mencakup 15 kecamatan sebanyak 158.286 kendaraan bermotor terdiri dari roda 2 dan roda 4. Penyebab yang tidak melakukan daftar ulang bisa mengimformasikan kepada pendata yang ditugaskan oleh pihak Kepala Desa masing-masing.

Sehingga program sosialisasi KTMDU yang di prakarsai oleh Dispenda Jabar melalui Bupati Bandung serta pihak kecamatan beserta elemen terkait akan mengoptimalkan program pendataan kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang :

1. Kendaraan Hilang yang belum melapor ke Kepolisian
2. Kendaraan yang ditarik leasing dan lembaga penjamin lainnya
3. Kendaraan yang sudah dipindahtangankan
4. Kendaraan yang rusak berat dan alasan lainnya.
(Yopi.HSP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *