BP Batam Diduga Jual PL Lahan Miliaran Rupiah

Masyarakat Meminta KPK Penjarakan Pejabat Negara Pemain Lahan Dengan Pembuktian Terbalik

???????????????????????????????Batam, (BIN) – Hutan di kawasan Panbil Mall terlihat gundul, yang terlihat berpagar kawat hijau sebagai pembatas tanpak tergeletak di atas tanah. Sedangkan hutan di belakang kawasan industri kelihatan sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan aktifitas pemotongan lahan atau bahasa moderen cut and fill dan mulai dibuat pemukiman industry oleh pengusaha Panbil, sehingga merubah bentuk hutan berbukit menjadi Lahan rata untuk dijadikan bangunan-bangunan dearah industri.

Dari hasil penelusuran, bahwa Kawasan Hutan yang disulap menjadi kawasan industri tidak mendapatkan ijin dari BP Batam.

Rahman Manalu sebagai Legal Kawasan Panbil Industri yang dikomfirmasi dan diklarifikasi terkait batas Kawasan Panbil dengan image003lantang mengatakan, “Saya baru tau wartawan meminta SITE PLAN Lokasi atau Batas Koordinat Lahan. Kalau mau tau, tanyakan saja ke BP Batam dan Pak Aritonang. Saya hanya sapcon dari perusahan Panbil. Silakan saja tanyakan terangnya.” Tegasnya

Sementara itu Ketua Badan Kawasan BP Batam Mustufa Wijaya saat akan dikomfirmasi dan diklarifikasi tidak ada ditempat, begitu juga Toto Wahyu Direktur Argobisnis tidak dapat ditemui. Sedangkan Kasi Humas Badan Kawasan (BP) Batam Yudi, yang bisa dikonfirmasi mengatakan bahwa kawasan hutan yang berada di Kawasan Panbil, dirinya tidak mengetahui pasti mengenai perijinan tersebut.

“Setau saya belum mempunyai ijin, tapi nanti saya coba menanyakan kebagian-bagian yang mengusai bagian lahan,” kata Yudi, tidak berani berkomentar  menyangkut harga lahan atau PL (Peta Lokasi) yang nilainya diduga mencapai miliaran rupiah.

image011Menurut keterangan salah satu masyarakat Nongsa, Dasril, kepada media ini mengatakan, ”Memang kondisi lahan di Batam sangat-sangat luar biasa ketika kita ingin mengurus ijin lahan, ini tanpa adanya politik mafia pertanahan di Batam yang disebut politik sistimatis atau terencana untuk memperkaya diri sendiri maupun kolega-kolega yang terstuktur. Karena kebanyakan lahan di Batam telah dikondisikan dengan SITE PLAN atau PL (Peta Lokasi, red) yang disediakan oleh pihak-pihak BP Batam dan Kroni-kroninya,” ungkapnya.

Dasril meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK segara melumpuhkan Politik Lahan di Batam dengan menyidik Pembuktian Terbalik terhadap Kekayaan oleh Pejabat Negara. “Sekarang Domainnya harta kekayaan Pejabat Negara atau PNS berupa uang sudah pasti tidak ada lagi di Bank-Bank

Ketua BP Batam, Mustofa Wijaya
Ketua BP Batam, Mustofa Wijaya

manapun kecuali di BANK Internasional yaitu Bank Swiss atau Bank lainnya. Sekarang nampaknya Para Pejabat Negara atau PNS harta Kekayaannya memakai nama orang–orang terdekat. Salah satu ketika ingin membuat usaha dengan mengunakan penyalahgunaan wewenang jabatan, realitanya di Notaris pasti tampak akte pendirian perusahaan,” terangnya.

Contoh yang realita harga rumah dan toko (Ruko), kata Dasril, mencapai harga milyaran rupiah. “Ini kan tidak masuk akal dan perlu dipertanyakan kepada pengusaha property. Yang jelas korupsi peralihan lahan di Batam segara dilumpuhkan oleh KPK, baik itu pengusaha maupun Pejabat Negaranya. Karena KPKlah yang bisa melumpuhkan kroni-kroni pemain lahan di Batam,” pungkasnya.

Ketua KPK Abraham samad melalui Johan Budi yang dikomfirmasi terkait penyelidikan permainan tanah yang tidak sesuai tata ruang yang telah disahkan oleh BAPENAS di Batam, sampai bereita ini diturunkan Johan Budi belum membalas. ( A.RIANTO)

Satu tanggapan untuk “BP Batam Diduga Jual PL Lahan Miliaran Rupiah

  • 14 Oktober 2014 pada 01:56
    Permalink

    cepat tindaklanjuti utk para aparat, karena dampak terburuk nya akan dirasakan oleh anak cucu kita nanti

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *