Samuda dan Sekitarnya Krisis Air Bersih

sungaiSAMPIT-KALTENG-BIN, Kemarau panjang yang terjadi di Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit Kalimantan Tengah sangat memprihatinkan berdampak sangat patal di beberapa desa di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan,yakni krisis Air bersih, hal ini sudah terjadi sejak satu bulan yang lalu.
Hasil pantauan Wartawan Berita Investigasi Nasional setelah turun ke lapangan pada (14/09/2014) bahwa diwilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kota Samuda yang sangat dekat dengan Pesisir dan Muara Suangai Mentaya, serta beberapa desa lainya seperti : Desa Jaya Karet, Desa Basirih Hilir,dan Desa Basirih Hulu.
Kekurangan air bersih ini akibat kemarau yang sangat panjang sehingga air pasang surut dari Laut yang mengaliri anak sungai sehingga airnya berubah menjadi asin bahkan sumber air dalam sumur wargapun berubah menjadi asin sehingga tidak dapat digunakan untuk minum dan memasak, hanya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci.
Warga sangat berharap Bantuan Air Bersih dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam jumlah yang banyak,karena bantuan yang sudah ada dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kab Kotim sangat minim satu minggu hanya sekali , setiap desa satu tangki dan banyak warga yang tidak kebagian.
Menurut Kepala Desa Basirih Ruslianur,” Sebagian Warga Desa Menggunakan air dari Sumur , namun tidak dapat digunakan untuk minum dan memasak karena air sumur juga asin , kami berharap kepada Pemerintah Daerah Kotim segera turun untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga yang lebih banyak,” harap rusli. (to)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *