BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

FORBES WASPADAI KELANGKAAN BBM DIKOTIM

Audy Valent
Audy Valent
SAMPIT-KALTENG-BIN,
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) diwilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut untuk diwaspadai terutama BBM yang bersubsidi untuk rakyat , peran Pemerintah terkait dalam hal ini sangat diharapkan segera turun untuk bertindak.
Gejala kelangkaan ini sudah terlihat dalam beberapa hari terakhir , BBM bersubsidi jenis Solar dan Premium hampir disetiap Stasion Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kotim cepat habis hal tersebut diungkap oleh AUDY VALEN selaku Aktivis Koordinator Forum Bersama (FORBES) Lembaga Swadaya Masyarakat LSM di Kotim,” Setelah melakukan pemantauan sepekan terakhir, kelangkaan BBM bersubsidi untuk rakyat tidak hanya terjadi pada jenis Solar tetapi jenis premiumpun juga terjadi”, Ujar Audy Valent kepada Awak media (14/09/2014).

“Hal ini Jika tidak diantisipasi dari sekarang maka akan timbul gejolak yang berdampak meresahkan warga Kotim yang betul-betul membutuhkan BBM ini, mengingat BBM saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama,” ucap Audy.
Dicontohkan oleh Audy,” Pada hari Rabu 10 September 2014 yang lalu, BBM sempat terjadi ke kosongan hingga tengah hari itu hampir disemua SPBU di Kotim,tampak antrian sangat panjang terus terjadi baik kendaraan roda empat dan roda dua , kondisi semacam ini Pemkab Kotim seharus nya segera merespon sebagai antisipasi agar masalah ini jangan berlarut-larut ” jelas Audy.
Sebagaimana diketahui bahwa Audy Valent selain menjadi Koordinator Forum Bersama (FORBES) LSM di Kotim beliau juga adalah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerbong Kepentingan Rakyar (LSM BONGKAR)
Audy Valent sangat mendukung rencana Tim BBM yang dibentuk Pemkab Kotim yang akan turun kembali melakukan razia disetiap SPBU di Kotim, bahkan ia berharap agar Area Razia Tim diperluas , artinya bukan hanya mengawasi distribusi di BBM didarat saja, namun juga disungai seperti di Samuda dan lain nya. “ Pelayanan BBM bersubsidi dijalur sungai selama ini hampir tiidak pernah tersentuh oloeh Tim, termasuk APMS ( Agen premium minyak dan Solar ) yang berada diluar kota Sampit hendak dirazia juga, jika Tim berikutnya turun dianjurkan keluar kota “, harap Audy.
Sampai berita ini diturunkan Kepala Distamben Kotim yang sekaligus menjadi Ketua Tim BBM Fajrurrahman dan Kabid Pengawasan dan Pengendalian Distamben Kotim Rudi Kamislam belum sempat dikonfirmasi, namun menurut beberapa sumber pemberitaan lokal bahwa mereka memastikan akan turun kembali melakukan Razia, tetapi waktu dan lokasi yang akan dirazia belum bisa diberitahu, agar hasil raziaq bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan kondisi dilapangan sesungguhnya bisa diketahui.(to)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *