Membangun SDM melalui IPTEK serta Peningkatan Iman dan Taqwa (IMTAQ)

IMG1885A889Banggai (BIN). Sebagai Bangsa yang berdaulat dengan landasan hukum yang ada tentu tidak akan bertahan lama kalau kita tidak mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Dan salah satu landasan Negara dalam melaksanakan amanat pendidikan adalah bunyi UUD 45, yakni “Negara ikut mencerdaskan kehidupan bangsa”. Hal ini sesuai Pasal 31 UUD 45 tentang Hak memperoleh Pendidikan yang layak bagi setiap warga Negara.
Pendidikan adalah mutlak menjadi tanggung jawab negara sekaligus Hak bagi setiap warga Negara.
Untuk menunjang tercapainya tujuan UUD 45 tersebut maka perlu adanya Perhatian dari Pemerintah baik Pusat dan Daerah, mengingat pentingnya Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi era modern seperti sekarang ini.
Untuk menghadapi perkembangan Zaman yang semakin komplek serta percepatan pembangunan disegala bidang, maka perlu adanya perhatian terhadap sektor pendidikan terutama pendidikan yang bergerak pada sektor pembangunan karakter mental. Hal ini berkaitan dengan tanggung jawab pengelolaan Negara yang bersih dari KKN.
Oleh sebab itu pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan Pembangunan Pendidikan di bidang Agama karena disanalah cikal bakal generasi muda penerus Pembangunan Bangsa disamping sektor pendidikan lainnya. Hal ini dibuktikan langsung ketika Tim Wartawan Media Berita Investigasi Nasional berkunjung ke salah satu Yayasan Lembaga Pendidikan Madrasah Aliyah (MA) Alkhairat Kab.Luwuk Banggai Propinsi Sulawesi Tengah beberapa pekan lalu.
Dari salah seorang pengelolanya menjelaskan bahwa Sekolah ini sementara masih dalam perbaikan dan penambahan beberapa lokal ruang belajar karena jumlah santri semakin bertambah, salah satunya adalah pembangunan Mushola yang sebagian dananya bantuan dari seorang Donatur a.n Jemy Nayoan dan pengerjaannya sudah hampir selesai. Untuk masalah pengerjaan bangunan lainnya saat ini tidak bisa di kerjakan karena masalah anggaran dana.
“Kami sudah mengajukan Proposal ketingkat atas namun belum ada realisasinya…..! beberapa bulan lalu sekolah kami telah di informasikan bahwa akan di bantu bahkan telah diambil gambar dan dilakukan pengukuran namun sampai sekarang tidak ada realisasinya, bukan hanya itu, kami juga telah di kirimi surat untuk persiapan pelaksanaannya, akan tetapi tidak kunjung tiba sementara sekolah kami perlu penambahan lokal ruangan belajar Santri,” tambahnya .
Dari hasil pemantauan Media Berita Investigasi Nasional, memang nampak suasana Gedung sekolah tersebut sudah Tua dan Kelihatan sempit karena memang luas areal sekolah yang tidak begitu luas. Mengingat sekolah tersebut adalah bagian dari Aset Daerah, sudah sepantasnya Pemerintah Daerah secepatnya memberi perhatian demi terciptanya sumber daya manusia yang handal di daerah Kabupaten Banggai. (Agus Cokro /TIM-BIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *