DANA JHT PNS KOTA BATAM TIDAK JELAS Diduga kuat Di Korupsi…!!

Berita 004

Kasus Asuransi Bumi Asih terus bergulir. Hari Jumat (5/7/13) pihak Pemkot Batam , Asuransi, Perwakilan PNS dan sejumlah LSM hadir dalam RDP di Komisi I DPRD Kota Batam yang di ketuai Sekretaris Komisi I Askan Asrul Sanny. Direktur Bumi Asih Agus Hartadi memberi keterangan yang berbelit—belit dan membuat PNS Pemko Batam dan seluruh LSM kesal, karena menurut Agus pihak Asuransi hanya bisa membayar Rp 65 Miliyar dari total Rp.115 Milyar, alasannya pailit dan mengalami gangguan keuangan.

Pernyataan itu sempat memicu amarah PNS yang hadir termasuk LSM dan Anggota Komisi I, pasalnya beberapa waktu lalu pihak asuransi sepakat membayar klaim asuransi sebesar Rp.105 Miliyar.
Kami sebenarnya tidak pailit tetapi sekarang adanya batas kegiatan dari Tahun 2009. Jadi kami tidak hanya boleh menjual produk lagi, tapi masih menerima premi. Kami pihak Bumi Asih dari hasil Audit Aset kurang dari 50 persen dari 100 persen. Seketaris komisi I Askan Asrul Sanny menyetujui pembayaran Rp 65 Miliyar oleh pihak Asuransi, asal sisanya tetap dibayarkan ke pihak pemko Batam walaupun akan ditempu jalur hukum nantinya. Puluhan orang yang menghadiri RDP mendesak Agus membuat keputusan, namun Agus belum bisa memberikan keputusan. Karena yang bisa mengambil keputusan adalah pimpinan Bumi Asih.
Pihak asuransi akan menerima jalur hukum apabila pihak Pemkot Batam tetap membawa kasus ini dan menerima hasil putusan pengadilan, terangnya. Sementara dalam RDP, Very mengatakan kasus ini telah lama bergulir dari tahun 2012 dan sampai saat ini belum ada penjelasan yang bisa di terima dari pihak asuransi, kami meminta kepada DPRD pimpinan rapat dapat mengambil kesimpulan. dalam hal ini karena dari hasil yang diutarakan tidak adanya transparansi dari pihak asuransi mengenai berapa jumlah uang yang ada dari hasil uang asuransi perindividu yang diterima oleh pihak Bumi Asih.
Kalau dihitung dari tahun 2007 sampai 2012 berapa yang diterima dan berapa besaran uang yang ada, karena hasil perhitungan kami ada keganjilan dari awal 2012 sampai 2012. Menurut kami uang yang ada pada pihak asuransi ± 218 Miliyar, untuk itu kami meminta pihak asuransi memverifikasi masalah ini secara transparan supaya jelas berapa uang perorang yang ada di Bumi Asih . keterangan Very disambut sejumlah LSM Suarsat dan Hubertus dan sejumlah yang hadir dan meminta pihak Bumi Asih dapat memberi penjelasan secara rinci dan mengatakan pihak perwakilan Pemkot Malik adalah tumbal dan malik tidak tahu apa-apa terkait masalah ini.
Ini ulah pejabat daerah seperti Kabag Keuangan yang dulu Erwinta yang tersangkut korupsi dan terpidana korupsi yang lain sambil meneriakkan tangkap dan tahan pelaku masalah ini.Dan meminta pimpinan rapat dapat merekomendasi masalah ini ke KPK. Kalau di daerah tampaknya kasus ini akan tidak jelas. Agus memjawab semua hasil premi dihitung berdasarkan golongan ada 500, 750 dan 1 Juta tergantung golongan masing-masing PNS dan terkait jumlah dan besarnya kami tidak membawa data tersebut.
Kepala Keuangan Malik mengaku tidak dapat menunjukan secara rinci terkait besaran uang yang ada di pihak asuransi Bumi Asih, kami tidak membawa data tapi pihak pemko telah menyampaikan perhitungan ke pihak Bumi Asih. RDP akan di bahas kembali ( Tim Investigasi KEPRI)

Satu tanggapan untuk “DANA JHT PNS KOTA BATAM TIDAK JELAS Diduga kuat Di Korupsi…!!

  • 1 Oktober 2013 pada 21:11
    Permalink

    Usut tuntas kasus itu…jangan kasih ruang sedikitpun pada koruptor di negeri ini!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *